Idioms Part #1 : A Piece of Cake

Terkadang Bahasa Inggris tidak dapat diartikan secara literally. Misalnya, “A Piece of Cake” jika kita artikan secara per kata akan memiliki arti yaitu “sepotong kue”. Aneh bukan!. Nah, hal ini dalam Bahasa Inggris disebut dengan istilah “Idioms“. Idiom sendiri merupakan bentuk penggunaan bahasa yang khas, di mana makna suatu ungkapan tidak dapat dipahami secara harfiah berdasarkan kata-kata yang membentuk ungkapan tersebut.

Secara umum, idiom sering kali merupakan kombinasi kata atau frasa yang memiliki makna khusus yang berbeda dari makna harfiahnya. Makna idiom biasanya telah menjadi konvensi atau kesepakatan di dalam masyarakat itu sendiri. Demikian pula, idiom “A Piece of Cake” lebih merujuk kepada menyatakan sesuatu yang sangat mudah” bukan cuma sepotong kue ya.

Mau tahu lebih banyak idioms dalam Bahasa Inggris? Simak daftar Idioms Part #1 berikut ini!

A piece of cake

Arti: Sangat mudah.
Contoh: The exam was a piece of cake.

Break the ice

Arti: Mengurangi ketegangan atau kecanggungan di antara orang yang baru bertemu.
Contoh: We played a game to break the ice at the party.

Cost an arm and a leg

Arti: Sangat mahal.
Contoh: The new smartphone costs an arm and a leg.

Hit the hay

Arti: Pergi tidur.
Contoh: I’m exhausted; I’m going to hit the hay.

Burn the midnight oil

Arti: Bekerja sampai larut malam.
Contoh: She had to burn the midnight oil to finish the project on time.

Bite the bullet

Arti: Menghadapi sesuatu yang sulit atau tidak menyenangkan.
Contoh: I have to bite the bullet and tell my boss I’m resigning.

A dime a dozen

Arti: Biasa atau umum.
Contoh: Those souvenirs are a dime a dozen; you can find them anywhere.

Cut to the chase

Arti: Pergi langsung ke intinya.
Contoh: Let’s cut to the chase and discuss the main issues.

Hit the nail on the head

Arti: Menggambarkan situasi dengan tepat.
Contoh: You really hit the nail on the head with your analysis.

Jump on the bandwagon

Arti: Mengikuti tren atau popularitas.
Contoh: Many companies are jumping on the bandwagon and starting to use social media for marketing.

Jadi, memahami dan menggunakan idiom dapat memperkaya pemahaman seseorang terhadap bahasa dan budaya tertentu. Namun, karena makna idiom bersifat khusus dan tidak selalu dapat dipahami dengan mudah, pembelajar bahasa mungkin perlu melibatkan diri dalam konteks bahasa yang lebih luas untuk menguasai penggunaan idiom secara efektif.